LITERASIBERITA.COM - Kabar baik untuk kalian yang baru atau akan lulus SMA/sederajat ditahun 2023 ini.
Pasalnya ditahun 2023 ini banyak instansi pemerintah penyelenggara sekolah kedinasan membuka pendaftaran.
Baca Juga : Provinsi Lampung Raih Predikat Kualitas Tertinggi Pada Penilaian Maladministrasi Pelayanan Publik 2025
Terbaru, MenteriPNRB Abdullah Azwar Anas menyetujui kebutuhan praja Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN).
Sekolah kedinasan dibawah naungan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) itu membuka 534 kebutuhan untuk tahun anggaran 2023.
Persetujuan penerimaan calon praja IPDN tahun 2023 ini tertuang dalam surat Nomor: B/ 675/ M.SM.01.00/ 2023 yang ditandatangani oleh MenteriPANRB.
"Pada prinsipnya kami menyetujui kebutuhan praja sekolah kedinasan dari IPDN tahun anggaran 2023 untuk mengisi kebutuhan CPNS di Lingkungan instansi pemerintah sebanyak 534,” ujar Anas.
Dimana, kata Anas, sebelumnya telah disetujui 4.138 kebutuhan dari tujuh instansi penyelenggara sekolah kedinasan untuk melakukan pembukaan sekolah kedinasan.
Sehingga total penerimaan sekolah kedinasan tahun ini adalah 4.672 kebutuhan dari delapan instansi.
Adanya sekolah kedinasan ini diharapkan bisa menciptakan aparatur sipil negara (ASN) yang berintegritas sekaligus bisa beradaptasi dengan perubahan zaman.
Pemerintah, lanjut Anas telah mendesain skema kebutuhan ini, dan berharap ke depan dapat melahirkan calon-calon ASN yang berdedikasi, kompeten, dan inovatif dalam menyelesaikan problem rakyat.
Seperti pelaksanaan seleksi calon aparatur sipil negara (CASN) pada umumnya, pendaftaran dilakukan melalui Sistem Seleksi CASN milik BKN, yakni via situs sscasn.bkn.go.id.
“Pendaftaran sekolah kedinasan IPDN di SSCASN-BKN dilaksanakan pada tanggal 3 hingga 30 April 2023,” jelasnya.
Sementara untuk Seleksi Kompetensi Dasar (SKD), rencananya dilaksanakan pada Mei hingga Juni 2023. Sedangkan jadwal seleksi lanjutan diatur oleh instansi yang menaungi, dalam hal ini Kemendagri.
Anas mengimbau Kemendagri agar segera menyiapkan dokumen persyaratan, pengumuman pendaftaran, dan persiapan teknis sistem pendaftaran terintegrasi bersama BKN.
Baca Juga : HUT ke-51 IWAPI, Ketua TP PKK Lampung Tekankan Pentingnya Adaptasi Digital Pengusaha Perempuan
“Dilengkapi dengan online help desk atau call center yang dikelola masing-masing kementerian,” imbaunya.
Pelaksanaan seleksi ini berpedoman pada Peraturan MenteriPANRB No. 20/ 2021 tentang Seleksi Penerimaan Mahasiswa/ Praja/ Taruna Sekolah Kedinasan pada Kementerian/ Lembaga. Menteri Anas menerangkan, persetujuan praja IPDN disesuaikan dengan jumlah kebutuhan jabatan fungsional di instansi pemerintah berdasarkan core business instansi.
Ditambahkan Anas, pelaksanaan seleksi ini digelar secara transparan, objektif, serta tanpa korupsi, kolusi, dan nepotisme.
“Tidak ada yang bisa membantu kelulusan peserta selain peserta itu sendiri,” tegasnya.
Berikut delapan instansi yang membuka seleksi kebutuhan sekolah kedinasan :
- Kementerian Hukum dan HAM (Poltekip dan Poltekim) total 525 kebutuhan,
- BPS (Politeknik Statistika STIS) 500 kebutuhan,
- BSSN (Politeknik Siber dan Sandi Negara) 125 kebutuhan,
- BIN (STIN) 400 kebutuhan,
- Kementerian Keuangan 1.100 kebutuhan,
- BMKG (Sekolah Tinggi Meteorologi Klimatologi dan Geofisika) 80 kebutuhan,
- Kementerian Perhubungan (22 Sekolah Perhubungan) 1.408 kebutuhan,
- Kemendagri (IPDN) 534 kebutuhan.(*)